Halaman

" WELCOME TO ANGGIE BLOG "

Sabtu, 08 Januari 2011

Perbedaan Monitor CRT dengan LCD :)

Monitor CRT


Kelebihan Monitor CRT
1. Warna lebih akurat dan tajam
Monitor CRT memiliki warna yang akurat atau hampir sama dengan aslinya. Karna alasan ini lah para desainer dan editor foto lebih suka menggunakan CRT dibanding LCD. Selain itu, gradasi warna pada monitor CRT masih lebih baik dibanding LCD. Kelebihan soal akurasi dan gradasi warna pada monitor CRT dapat terlihat jika digunakan untuk membuat disain yang kaya warna atau bermain game dengan resolusi tinggi.
2. Resolusi monitor fleksibel
Monitor CRT dapat menggunakan berbagai variasi resolusi tanpa mengalami penurunan kualitas gambar. Sehingga bagi para gamer pas-pasan lebih baik menggunakan CRT karena resolusi game dapat diturunkan tanpa mengorbankan kualitas tampilan.
3. Perawatan mudah, jika rusak dapat di servis
Perawatan monitor CRT masih lebih mudah dibanding LCD, LCD perawatanya harus ekstra hati-hati. Selain itu, jika monitor CRT rusak masih dapat diservis, sedangkan LCD rusak sudah pasti masuk sampah. Selain itu, monitor CRT lebih tahan jika terbentur atau tersentuh jari tangan pada displaynya.
4. Bebas dead pixel, ghosting dan viewing angle
Monitor CRT tidak terdiri dari pixel-pixel seperti LCD, sehingga jelas-jelas tidak akan mengalami dead pixel. Monitor CRT dapat dilahat dari berbagai sisi, tidak seperti LCD yang bergantung pada spesifikasi viewing angle. Monitor CRT tidak mengenal response time, sehingga relatif bebas efek ghosting.
5. Harga lebih murah
Kelebihan dari segi harga inilah yang membuat monitor CRT masih populer. Pada ukuran inch yang sama, dapat dipastikan harga CRT lebih murah dibanding LCD.



Kekurangan monitor CRT
1. Konsumsi listrik
Monitor CRT mengkonsumsi daya listrik 2x lipat dibanding LCD pada ukuran inch yang sama. Monitor CRT 15 inch mengkonsumsi daya antara 60-70 watt sedangkan LCD ukuran 15 inch hanya mengkonsumsi daya maksimal 35 watt. Semakin besar ukuan diagonak monitor, semakin besar pula konsumsi dayanya. Monitor CRT 17 inch real flat menkonsumsi daya hingga 100watt!
2. Bergantung pada refreshrate
Agar mata tidak lelah mengunakan monitor CRT, gunakan refreshrate diatas 70hz. Monitor saya sie mentok di 1024×768 @70hz, cukup membuat lelah mata jika didepan monitor lebih dari 4 jam. Monitor CRT high end mampu menawarkan refreshrate hingga 120hz bahkan lebih. Makin tinggi makin baik tentunya. Hal ini tidak berlaku bagi monitor LCD.
3. Radiasi lebih besar
Tidak dapat dipungkiri, monitor CRT memancarkan radiasi yang lebih besar dibanding monitor LCD. Radiasi ini memiliki dampak negatif bagi mata sehingga mata cepat lelah atau bahkan membuat kepala pusing bagi yang sensitif.
4. Rentan distorsi, glare dan flicker
Ini adalah masalah klasik bagi monitor CRT. Efek distorsi akan terlihat saat kita menggambar lingkaran dengan menggunakan coreldraw atau software lain. Juka refreshrate terlalu rendah, menyebabkan monitor menjadi berkedip-kedip (flicker) dan glare (over brightness).
5. Dimensi besar dan berat
Monitor CRT memiliki ukuran yang besar dan berat, sehingga tidak cocok untuk ruangan sempit, karena banyak makan tempat. Cukup melelahkn jika monitor sering dipindah-pindahkan karena cukup berat. Bayangin aja bawa monitor CRT 19 inch ke lantai 2 menggunakan tangga, cukup berat dan melelahkan bukan?



Monitor LCD
Kelebihan monitor LCD
1. Karakter bright yang nyaman dimata serta bebas distorsi
Monitor LCD cenderung terang tapi nyaman dimata. Karakter LCD yang demikian, membuat mata tidak cepat lelah dan betah berjam-jam didepan monitor. Tidak seperti CRT yang kadang over bright. Monitor LCD relatif bebas distorsi dan flicker. Monitor LCD juga memiliki contrast yang cukup baik. Fokus gambar lebih baik dan bebas moire.
2. Tidak bergantung pada refreshrate
Tidak seperti CRT yang harus menggunakan refreshrate yang tinggi agar nyaman dimata, LCD tidak memerlukan refreshrate yang tingi untuk membuat mata nyaman. Memang jarang LCD yang menawarkan refreshrate yang setinggi CRT. Bahkan ada yang mengatakan refreshrate 60hz pada LCD kurang lebih sama 100hz pada CRT.
3. User frendly
Pada monitor CRT, kadang kita harus mengatur geometri, ukuran vertikal, horizontal dan lain sebagainya agar pas di lihat di display. Pada monitor LCD cukup set pada pilihan auto saja, pasti pas di layar.
4. Hemat listrik
Hemat listrik merupakan keunggulan monitor LCD. Pada ukuran diagonal yang sama, konsumsi monitor LCD hanya setengah dibanding konsumsi daya monitor CRT. Monitor LCD cocok dengan tren green computing untuk mengurangi penggunaan energi serta panas yang dilepaskan. Meski begitu, beberapa pengguna masih belum merasakan penghematan energi dari monitor LCD dibanding CRT, kecuali penggunaan dalam jumlah banyak.
5. Ukuran yang ringkas, ringan serta lebih keren
Tidak bisa dipungkiri bahwa ukuran monitor LCD jauh lebih ringkas dibanding CRT. Monitor LCD tidak memakan banyak tempat sehingga cocok ditempatkan di ruangan yang sempit. Monitor LCD juga lebih ringan dibanding CRT sehingga lebih mudah dipindah-pindahkan. Bentuk monitor LCD yang tipis menimbulkan kesan elegan dan techno sehingga terlihat lebih keren.



Kekurangan monitor LCD
1. Viewing angle terbatas, colour depth terbatas dan gradasi warna kurang
Tiap monitor LCD memiliki viewing angle atau sudut pandang yang berbeda-beda. Namun viewing angle-nya tidak se-fleksibel monitor CRT. Monitor CRT dapat dilihat dari berbagai sudut dan sisi, monitor LCD tidak. Colour depth monitor LCD juga terbatas, LCD hanya dapat menampilkan RGB 16,2 juta warna. Perbedaan kedalaman warna ini sangat terasa jika digunakan untuk bermain game atau menonton video beresolusi tinggi. Selain itu, gradasi warna pada monitor LCD kurang baik, meski dalam penggunaan sehari-hari tidak terasa tapi kurang cocok untuk desain grafis dan editing foto/video.
2. Tampilan gambar baik hanya di resolusi native-nya
Monitor LCD memiliki istilah native resolution atau resolusi bawaan untuk menampilkan gambar yang baik. Apabila resolusi diset diatas nativenya, gambar akan terlihat pecah. Jika diset dibawah resolusi nativenya, maka gambar yang dihasilkan cenderung blur dan tidak tajam. Hal ini tidak terjadi di monitor CRT.
3. Response time dan ghosting
Pada monitor LCD, terdapat istilah response time atau waktu respon monitor. Response time yang lambat menimbulkan efek ghosting yang dikarenakan monitor terlambat mersponse tampilan gambar, sehingga pada gambar bergerak terlihat ada bayang-bayangnya. Semakin kecil nilai response time, semakin baik dan cepat responsenya. Efek ghosting kadang masih terlihat di monitor LCD dengan response time 2 ms sekalipun. Ini terlihat saat digunakan untuk bermain game yang memiliki framrate yang tinggi.
4. Warna kurang akurat
desainer atau editor foto cenderung memilih monitor CRT dibanding LCD. Karena warna yang ditampilkan monitor LCD kadang berbeda dengan aslinya. Agar warnah lebih akurat, perlu dilakukan kalibrasi warna dengan perangkat semacam colorimeter yang harganya tidak murah. Namun, secara umum hal ini tidak terasa untuk penggunaan sehari-hari.
5. Harga lebih mahal, perlu perawatan ekstra hati-hati dan dead pixel
Sudah jelas, monitor LCD lebih mahal dibanding monitor CRT, meski sekarang harganya sudah lebih murah, namun masih belum terjangkau bagi banyak kalangan. Monitor LCD juga perlu perawatan ekstra hati-hati dalam membersihkanya, karena komponen LCD yang sensitif. Monitor LCD juga rawan juka terbentur, jadi hati-hati saat memindahkanya. Oiya ada satu lagi kekurangan LCD, awas dead pixel! Monitor LCD terdiri atas pixel-pixel nah dead pixel ini adalah pixel yang rusak atau salah menampilkan gambar, sehingga kehadiran dead pixel ini cukup mengganggu pandangan. Satu lagi, LCD mudah di gondol sama maling. :)


Minggu, 19 Desember 2010

Langkah Membuat Jaringan ad hoc / LAN dari Komputer ke Komputer pada Windows XP


Kali ini saya akan mencoba menjelaskan cara membuat jaringan computer menjadi server dan client pada Windows XP. Yang pertama saya akan menjelaskan cara menjadi server terlebih dahulu.

Cara menjadikan komputer sebagai server:
  1. Pertama buka aplikasi wireless yang terdapat di pojok kanan bawah computer, maka akan keluar tampilan seperti ini.

 
Kemudian klik “Change advanced settings”.
2. Maka akan muncul tampilan seperti ini.

Kemudian pilih “Internet protocol (TCP/IP)” dan klik properties.
3.      3. Maka akan muncul tampilan seperti ini.

Kemudian klik “use the following IP address”.

4.     4. Maka akan muncul tampilan seperti ini.

 
5.      5. Kemudian isi kolom IP address dengan IP kita misalkan 192.168.1.100, kemudian tekan tombol tab pada keyboard, akan muncul tampilan seperti ini.

Kemudian klik OK. 
6.    Akan muncul tampilan seperti ini.

Kemudian klik “wireless Network”.
 7.    7. Akan keluar tampilan ini.

Kemudian klik “Add”.
8.     8. Maka akan muncul seperti ini pada layar komputer anda.

Isi kolom “SSID “ sesuai nama yang anda inginkan, pilih “open” pada “network authentication”, dan pilih “disabled” pada “data encryption”. Kemudian klik OK.
 
9.    9. Kemudian akan muncul seperti ini.

10. Lalu pilih “advanced”, dan akan muncul tampilan ini.

Pilih “computer-to-computer (ad hoc) networks only”, klik close. Kemudian OK.
 
Cara menjadikan computer sebagai client:
1.      Pertama buka aplikasi wireless yang terdapat di pojok kanan bawah computer, maka akan keluar tampilan seperti ini.

 
Kemudian klik “Change advanced settings”.

2.      Maka akan muncul tampilan seperti ini.

Kemudian pilih “Internet protocol (TCP/IP)” dan klik properties.

3.      Maka akan muncul tampilan seperti ini.

Kemudian klik “use the following IP address”.

4.      Maka akan muncul tampilan seperti ini.

5.      Kemudian isi kolom IP address dengan IP kita misalkan 192.168.1.92, kemudian tekan tombol tab pada keyboard, akan muncul tampilan seperti ini. Kemudian isi kolom “default gateway” dengan IP server.


Kemudian klik OK.

6.      Akan muncul tampilan seperti ini.

Kemudian klik “wireless Network”.
 
7.      Akan keluar tampilan ini.

Kemudian klik “Add”.
8.      Maka akan muncul seperti ini pada layar komputer anda.

Isi kolom “SSID “ sesuai nama yang anda inginkan, pilih “open” pada “network authentication”, dan pilih “disabled” pada “data encryption”. Kemudian klik OK.

9.      Kemudian buka aplikasi wireless, kemudian refresh dan cari server yang akan kita pakai. Maka komputer siap dijalankan.

Sekian penjelasan dari saya mohon maaf bila ada kekurangan karna saya juga masih dalam proses belajar.
Semoga penjelasan saya bermanfaat bagi teman-teman semua.

_TERIMA KASIH_

Selasa, 14 Desember 2010

Teknologi Masa Depan :)

-Tempat Sampah 902 -




Penjelasan tempat sampah 902

Seperti yang telah kita ketahui tempat sampah pada umumnya berfungsi untuk tempat membuang sampah. Tetapi di Negara kita tempat sampah sangat jarang digunakan, kebanyakan mereka membuang smapah sembarangan dan mengakibatkan berbagai macam bencana alam salah satunya banjir.  Untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan hal tersebut kami menciptakan tempat sampah multi fungsi seperti tempat sampah 902.

Kegunaan tempat sampah 902

Seperti yang kita ketahui tempat sampah berfungsi sebagai tempat kita membuang sampah, tetapi  tidak hal nya dengan tempat sampah 902,tempat sampah ini dapat mendaur ulang sampah-sampah yang ada di dalamnya dan menghasilkan barang-barang yang berguna bagi kehidupan sehari-hari. Dengan demikian sampah yang kita buang tidak akan menumpuk dan mengakibatkan polusi udara dan bencana alam.

Kelebihan tempat sampah 902

Tempat ini sangat berguna bagi kita pada saat ini, karena multi fungsi. Selain untuk tempat membuang sampah seperti biasanya, tempat sampah ini juga bisa mendaur ulang sampah-sampah yang ada di dalamnya menjadi alat-alat yang berguna sesuai dengan kebutuhan. Tempat sampah ini sangat ramah lingkungan dan harga juga sangat terjangkau.

Cara kerja tempat sampah  902

Cara menggunakan tempat sampah 902 ini sangat mudah, kita tinggal memasukkan sampah ke dalam box yang berwarna hijau dan merah,apabila sampah merupakan sampah organik maka masukkan ke box hijau, kemudian tekan tombol yang berada di sampingnya, dan sampah akan didaur ulang menjadi barang yang berguna sepeti pupuk dan sebagainya. Apabila sampah merupakan sampah anorganik maka masukkan sampah ke box kuning, kemudian tekan tombol yang berada di samping box kuning, maka sampah akan didaur ulang menjadi alat-alat yang berguna seperti plastik dan sebagainya. Dan hasil dari daur ulang sampah tersebut akan keluar pada box merah.